Agenda berita

Fakultas Ilmu Sosial UMGO Gelar Rapat Senat di Danau Perintis: Perkuat SDM, Sistem Akademik, dan Strategi Penerimaan Mahasiswa Baru

Gorontalo, 19 Juni 2025 – Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) menggelar rapat senat fakultas yang penuh makna di kawasan Danau Perintis, Kabupaten Bone Bolango, Kamis (19/6). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh unsur pimpinan fakultas, anggota senat, serta para dosen FIS UMGO yang berperan penting dalam proses pengambilan keputusan strategis untuk pengembangan fakultas ke depan.

Rapat resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial UMGO, Dr. Apris A. Tilome, M.Si, yang didampingi oleh Wakil Dekan Dr. Robin Pakudu, serta seluruh anggota senat fakultas. Dalam sambutannya, Dr. Apris menegaskan tiga fokus utama yang menjadi pijakan dalam rapat senat kali ini, yaitu: penguatan sumber daya manusia (SDM), pengembangan sistem multi-aspek dalam pengelolaan fakultas, serta strategi sosialisasi penerimaan mahasiswa baru (Maba) tahun akademik 2025/2026.

“Rapat senat ini bukan sekadar rutinitas, tetapi momen penting untuk menegaskan komitmen kita dalam membangun fakultas ini menjadi lebih unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi,” ujar Dr. Apris membuka sambutannya di hadapan seluruh peserta rapat.

Penguatan SDM: Kunci Daya Saing Fakultas
Pada poin pertama, Dr. Apris menyampaikan pentingnya penguatan SDM dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial. Menurutnya, kualitas sebuah institusi pendidikan tinggi sangat ditentukan oleh mutu sumber daya manusianya.

“Saya menekankan agar setiap dosen di FIS terus meningkatkan kapasitas diri, baik melalui pelatihan, workshop, studi lanjut, maupun publikasi ilmiah. Penguatan SDM ini wajib menjadi prioritas utama kita untuk menghadapi tuntutan global dalam bidang pendidikan dan penelitian,” ungkapnya tegas.

Beliau juga mengingatkan pentingnya perencanaan karir dosen, khususnya terkait percepatan kenaikan jabatan akademik. “Saya harap seluruh dosen FIS aktif mengurus kenaikan pangkat sesuai jenjangnya, karena hal ini berkontribusi besar terhadap akreditasi program studi dan reputasi fakultas di tingkat nasional,” tambahnya.

Pengembangan Multi Sistem: Inovasi dalam Tata Kelola Akademik
Fokus kedua yang menjadi sorotan adalah penguatan sistem tata kelola fakultas berbasis multi sistem. Dekan FIS mengajak seluruh sivitas akademika untuk tidak hanya mengandalkan satu pendekatan, melainkan mengintegrasikan berbagai sistem yang saling melengkapi.

“Pengelolaan akademik, administrasi, dan pelayanan kemahasiswaan harus bergerak serempak melalui multi sistem berbasis digital, adaptif terhadap perubahan, serta responsif terhadap kebutuhan mahasiswa,” jelas Dr. Apris.

Dalam konteks ini, sistem informasi akademik (SIA), pengembangan e-learning, serta optimalisasi platform digital lainnya dipandang sebagai kebutuhan mendesak agar Fakultas Ilmu Sosial UMGO bisa bersaing di era revolusi industri 5.0.

“Sinergi sistem manual dan digital adalah keniscayaan. Kita harus terbuka terhadap perubahan sistem agar lebih efektif dan efisien dalam pelayanan pendidikan,” imbuhnya.

Strategi Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru
Dalam sambutan tersebut, Dekan juga mengingatkan pentingnya intensifikasi sosialisasi penerimaan mahasiswa baru (PMB) sebagai bagian dari strategi penguatan kelembagaan. Menurutnya, jumlah mahasiswa baru adalah indikator utama keberhasilan program studi dalam menarik minat generasi muda untuk melanjutkan studi di UMGO, khususnya di Fakultas Ilmu Sosial.

“Kegiatan promosi ke sekolah-sekolah, pemanfaatan media sosial, penguatan branding fakultas, hingga penyebaran informasi melalui media massa harus terus digiatkan. Seluruh dosen diharapkan berperan aktif dalam menggaungkan keunggulan fakultas kita di berbagai forum,” ujarnya penuh semangat.

Tak hanya itu, Dr. Apris juga mendorong agar program studi di bawah naungan FIS mampu menyesuaikan kurikulumnya dengan kebutuhan dunia kerja, sehingga para lulusan nantinya lebih mudah terserap di lapangan kerja atau menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Penunjang Kapasitas Dosen untuk Kenaikan Jabatan Akademik
Selain tiga fokus utama di atas, Dekan FIS juga menyoroti aspek penunjang kapasitas dosen guna percepatan kenaikan jabatan akademik. Ia berharap para dosen tidak hanya memenuhi kewajiban administratif, tetapi juga meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi—pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Saya mengajak seluruh dosen untuk aktif menulis artikel di jurnal terakreditasi, menghasilkan hak kekayaan intelektual (HKI), serta melaksanakan pengabdian masyarakat berbasis riset. Semua ini akan mempermudah proses kenaikan pangkat serta berdampak positif bagi akreditasi institusi,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Dekan FIS, Dr. Robin Pakudu, menambahkan bahwa kolaborasi dosen lintas program studi di FIS sangat penting untuk meningkatkan produktivitas karya ilmiah dan pengabdian masyarakat. “Semangat kolaborasi ini harus dijaga dan diperkuat demi kemajuan fakultas secara menyeluruh,” ujarnya singkat.

 

Penutup: Membangun FIS UMGO sebagai Fakultas Unggul dan Berkemajuan
Rapat senat yang berlangsung dalam suasana alam terbuka di Danau Perintis ini berlangsung penuh keakraban, terbuka, dan produktif. Seluruh anggota senat dan dosen menyampaikan gagasan, masukan, serta komitmen untuk bersama-sama membangun Fakultas Ilmu Sosial UMGO menjadi fakultas yang unggul, berkemajuan, serta responsif terhadap perkembangan zaman.

Sebagai penutup, Dekan menegaskan kembali bahwa fakultas harus menjadi rumah besar bagi pengembangan potensi dosen, mahasiswa, serta tenaga kependidikan. “FIS UMGO harus tampil sebagai fakultas yang tidak hanya melahirkan sarjana sosial, tetapi juga intelektual muda yang siap membangun peradaban bangsa,” pungkas Dr. Apris Tilome.

Dengan diselenggarakannya rapat senat ini, diharapkan seluruh civitas akademika Fakultas Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Gorontalo semakin solid, terarah, dan provinsi Gorontalo.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *