FIS ROMANTIS – Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) melalui Program Studi S1 Akuntansi, Fakultas Ilmu Sosial, menggelar Lokakarya Peninjauan Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE), Rabu (17/9), di Aula LPPM UMGO.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor I UMGO, Dr. Muh. Firyal Akbar. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kurikulum berbasis OBE adalah kebutuhan mendesak bagi perguruan tinggi yang ingin melahirkan lulusan unggul dan relevan dengan perkembangan zaman.
“Melalui OBE, setiap capaian pembelajaran mahasiswa dapat diukur secara jelas, sehingga lulusan Akuntansi UMGO tidak hanya memiliki pengetahuan teoretis, tetapi juga keterampilan praktis yang dibutuhkan dunia kerja,” ujar Firyal.
![]()
Ia juga menambahkan bahwa transformasi kurikulum ini adalah bentuk keseriusan UMGO dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Gorontalo.
“Kami ingin memastikan mahasiswa UMGO bisa menjadi generasi yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di kancah internasional,” tambahnya.
Sementara itu, Kaprodi Akuntansi, Felmi D. Lantowa, M.Ak., menyampaikan bahwa lokakarya ini menjadi langkah penting untuk memastikan kurikulum Prodi Akuntansi selalu relevan dengan kebutuhan industri dan
perkembangan teknologi.
“Dengan peninjauan kurikulum ini, kami berharap lulusan Akuntansi UMGO akan menjadi profesional yang berintegritas, kompeten, dan mampu menjawab tuntutan era digital,” jelas Felmi.
Lokakarya ini menghadirkan ruang diskusi antara dosen, pakar, dan pemangku kepentingan, demi menyusun kurikulum yang visioner, berbasis capaian pembelajaran lulusan (CPL), dan berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat.
![]()

