Closing Program BEM FIB Periode 2018-2019 (Antara Karir & Cinta)

      Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UM Go), gelar Talk Show Milenial yang bertemakan “Antara Karir dan Cinta” di Hantaleya Cafe, Limboto.

      Febriana selaku ketua panitia menjelaskan, segala sesuatu persiapan mulai dari hal paling kecil seperti tema tak mereka ambil keputusan secara sepihak namun BEM FIB memilih melakukan survey terlebih dahulu. Temmy Andreas seorang Psikolog sebagai pembicara.

Sementara itu, Ketua BEM FIB Cinda Amelia mengakui kegiatan ini adalah Closing program atau kegiatan terakhir mereka dimasa kepimpinannya untuk periode setahun ini.

“Ini adalah program closing atau penutup dari kami Bem FIB periode 2018/2019, dari berbagai rangkaian kegiatan yang kita laksanakan kami merasa harus dapat melaksanakan event yang terbilang wah atau menarik. Terlebih lagi, pihak Universitas sangat welcome dengan kegiatan ini sehingga menambah sprit kita,” Akui Cinda

Untuk itu , ia sangat bertrimakasih atas segala pihak yang telah membantunya untuk menyukseskan kegiatan ini.

Terakhir, pihak BEM sendiri mengharapkan dari kegiatan ini bisa menginspirasi dan memberikan pengalaman juga wawasan yang baru,dan setelah mereka kembali bisa mengimplementasikan dikehidupan sehari-hari.

MAHASISWA FIB RAIH MEDALI EMAS & PERAK (DEKAN FST CUP) 2019

GORONTALO : Tak tanggung-tanggung Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya mempersembahkan lagi Medali Emas di ajang Dekan FST CUP yang digelar oleh SENAT MAHASISWA FST baru-baru ini. Fisal Syahrezah Pomolango dari Program Study Sastra Arab Fakultas Ilmu Budaya UM Gorontalo Meraih Medali Emas (Juara Umum) Dalam Cabang Catur. 

Bagi Fisal Cabang Catur Ini Merupakan Hobi Dan Idolanya Bahkan Kebanggaannya , Sosok Fisal Ini Banyak Pengalamannya Di Antaranya (Juara Internasional), (Juara Umum Se-Sulawesi Utara), Dan (Juara Umum Kabupaten Bolmong Utara)

Dan di ajang Badminton Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya meraih PERAK, Ardiles Pakaya Mahasiswa Prodi Sastra Inggris.

NUDC (Nasional University Debating Championship) Tahun 2019

Seleksi debat bahasa Inggris tingkat regional LLDikti wilayah 9 “Nasional University Debating Championship” Atau disingkat NUDC. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswi Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya 1) Nursakinah S. (Semester 8), 2) Indah Diah Utari Mahadjani (Semester 6).
Pelaksanaan lomba di Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar pada tgl 9-11 April 2019 yg diikuti lebih dari 40 Perguruan Tinggi sesulawesi.

NUDC Selection 2019

 

(23/3/2019) NUDC (National University Debating Championship) adalah lomba Debat antar perguruan tinggi yang menggunakan sistem British Parliamentary (BP).
Lomba debat ini menuntut wawasan yang luas, kemampuan berbahasa Inggris yang baik dan kemampuan berargumentasi. Kemampuan bahasa Inggris yang baik akan meningkatkan kemampuan komunikasi mahasiswa dalam berinteraksi dengan masyarakat internasional. Sedangkan kemahiran dalam berargumentasi akan meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk membuat keputusan berdasarkan analisis yang logis dan faktual.

Menyadari pentingnya lomba debat bagi peningkatan kualitas lulusan dan pendidikan tinggi, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi mengembangkan kegiatan ini melalui kegiatan National University Debating Championship (NUDC) sejak tahun 2008. Kegiatan tahunan ini telah menjadi ajang positif bagi mahasiswa se-Indonesia untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam berpikir kritis dan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris, meningkatkan kepercayaan diri, mengembangkan jejaring antar perguruan tinggi, dan memupuk rasa kesatuan dan kebanggaan terhadap kebhinekaan bangsa dan budaya.
Dibuat simulasi karena selama ini, persiapan untuk lomba masih sangat minim. Sehingga, kami berharap dgn adanya simulasi persiapannya makin mantap.
Untuk support dari Ibu WR 1 tentunya sangat nyata dari support secara moril maupun material. Beliau berharap semoga ada regenerasi baik Debater maupun Mahasiswa yg melahirkan ide-ide yg fresh serta kreatif.
Dekan FIB selalu mendukung kegiatan kami selama itu postif. Memantau dan tetap memberikan masukan